Creativity Advertising, Ini Definisi dan Manfaatnya
Populix

Creativity Advertising, Ini Definisi dan Manfaatnya

4 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Saat kita terjun dalam dunia periklanan atau pemasaran, kreativitas adalah salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki. Creativity advertising ini meliputi banyak hal, mulai dari menyusun, merancang, hingga memproduksi pesan-pesan yang akan disampaikan dalam sebuah iklan.

Mengapa creativity advertising ini dianggap penting? Sebab, dari sinilah lahir branding yang menarik. Apalagi persaingan kreativitas di dunia serba modern ini semakin kuat. Maka dari itu, penting untuk menguasai creativity adveritsing guna menarik perhatian audiens.

Baca juga: Design Thinking: Pengertian, Manfaat, dan Tahapannya

Apa Itu Creativity Advertising? Simak Penjelasan Ini

Creativity advertising adalah sebuah cara kreatif yang kerap digunakan dalam mengiklankan suatu brand atau produk. Kemampuan creative advertising ini penting dimiliki di era serba digital seperti sekarang.

Melansir laman Harvard Business Review, sejumlah eksperimen telah menemukan bahwa pesan kreatif yang disampaikan dalam pemasaran ini mendapatkan lebih banyak perhatian dan mengarah pada respons positif tentang produk yang dipasarkan.

Akan tetapi, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bagaimana pesan tersebut memengaruhi perilaku pembelian produk yang diiklankan. Demikian pula, hanya ada sedikit penelitian empiris yang mengaitkan pesan kreatif dengan pendapatan penjualan aktual.

Walau begitu, creativity advertising ini sangatlah bermanfaat untuk branding suatu produk atau merek.

Baca juga: Advertising: Pengertian, Jenis, Manfaat, Tujuan & Contohnya

Manfaat Menerapkan Creativity Advertising

1. Iklan Akan Diingat

Mengutip laman Don’t Panic, ternyata hanya 16% iklan yang dapat diingat dan dikaitkan dengan benar ke brand. Dengan demikian, 84% sisanya dianggap iklan biasa yang tidak menarik untuk audiens.

Nah, cara terbaik untuk membuat iklan menarik yaitu dengan membuatnya sekreatif mungkin sehingga bisa menarik dan mempertahankan perhatian audiens pada iklan tersebut.

2. Efektivitas

Membuat iklan yang kreatif terbukti lebih efektif untuk meraih hasil. Penulis James Hurman telah meneliti kampanye iklan selama tiga dekade dan menemukan bahwa ketika dijalankan secara kreatif, iklan tersebut memberikan ROI sebanyak 11 kali lebih tinggi daripada yang biasa saja atau tidak kreatif.

3. Memberikan Peluang Brand Lebih Disukai Audiens

Sebuah studi oleh Micael Dahlen, Sara Rosengren, dan Fredrik Torn, yang diterbitkan dalam Journal of Advertising Research, menemukan bahwa iklan yang sangat kreatif memiliki peluang besar untuk menarik perhatian konsumen.

Para konsumen percaya bahwa brand atau merek tersebut memiliki kualitas yang baik dan layak mendapat perhatian mereka. Hal itu hanya karena mereka terkesan dengan upaya yang dilakukan untuk menghasilkan iklan yang begitu kreatif.

4. Memangkas Pengeluaran Media

Creativity advertising membutuhkan pengeluaran biaya media yang lebih sedikit, karena kemungkinan besar akan dibagikan secara organik. Terutama di media sosial, di mana like dan share dari seorang teman akan lebih memainkan peran dalam promosi iklan tersebut, daripada promosi berbayar.

Demikianlah penjelasan mengenai creativity advertising beserta manfaat yang bisa diraih saat kita menerapkannya. Jangan lupa untuk baca terus artikel-artikel Populix untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Baca juga: 10 Ide Promo Diskon Paling Menarik Agar Bisnis Makin Untung

Tags:
Artikel Terkait
Market Understanding for Skincare Products in Greater Jakarta
Nowadays, a significant number of metropolitan women use skincare products on a daily basis. As self-care and wellness become increasingly important to women, the skincare industry is gaining more value, along with evolving market trends. Facial wash, moisturizer, facial cleanser, toner, and sunscreen have become some of the most commonly used skincare products. Populix Study: […]
Segmentasi Pasar: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya
Segmentasi pasar adalah strategi bisnis yang perlu Anda pahami jika ingin bisnis yang dimiliki semakin berkembang.  Contoh sederhana apa itu segmentasi pasar ialah semisal produk minyak wangi untuk perempuan vs laki-laki akan berbeda. Target pasar ini dibedakan berdasarkan kelas sosial, karakter, perilaku maupun keinginan masing-masing calon konsumen. Kasus seperti ini yang membuat segmentasi pasar menjadi […]
Populix
24 Jan 2023
Informan Penelitian: Definisi, Kriteria, Contoh
Informan merupakan salah satu unsur penting yang ada dalam penelitian. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), informan adalah orang yang memberi informasi; orang yang menjadi sumber data dalam penelitian; narasumber. Siapapun bisa saja menjadi informan penelitian. Namun, pastikan ia memang sesuai dengan kriteria dari penelitian yang sedang dilakukan, kredibel, relevan, hingga representatif. Berikut ini adalah […]