Preferensi Tren Kuliner Kekinian Milenial dan Gen Z
Populix

Preferensi Tren Kuliner Kekinian Milenial dan Gen Z

1 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Dalam beberapa tahun terakhir, tren kuliner kekinian menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya di kalangan muda Gen Z dan Milenial.

Bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut, makanan dan minuman kini telah berkembang menjadi bentuk ekspresi diri, pengalaman sosial, hingga konten visual yang dibagikan di media sosial.

Generasi muda ini tidak lagi hanya mencari rasa yang enak, tetapi juga keunikan menu, tampilan yang estetik, dan suasana tempat makan yang nyaman serta instagramable.

Pada akhirnya, tren kuliner kekinian tersebut tidak hanya menciptakan peluang baru bagi para pelaku usaha, pun mendorong perubahan dalam cara produk makanan dan minuman dikemas, dipasarkan, serta dikonsumsi.

Berkaitan dengan ini, Populix mengeluarkan report berjudul “Millennials & Gen Z Report: Exploring the Hip F&B Phenomenon” untuk mengetahui preferensi dan konsumen muda terhadap produk makanan dan minuman yang sedang ngetren.

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Tren Kuliner Kekinian: Lebih Pilih Brand Lokal atau Internasional?

Tak hanya diramaikan oleh merek lokal, faktanya dunia F&B Indonesia pun diwarnai dengan beragam merek internsional. Lantas, yang manakah pilihan Milenial dan Gen Z?

Gen Z, mereka lebih menyukai merek lokal tetapi terbuka untuk mencoba merek internasional, didorong oleh rasa ingin tahu dan tren.

Sementara itu, generasi Milenial lebih mengutamakan rasa daripada merek. Artinya, mereka memiliki pendekatan yang lebih fleksibel dalam memilih.

tren kuliner
Source: Populix

Baca juga: Tren Skincare Terkini: Apa Brand Favorit Gen Z dan Milenial?

Prediksi Kategori F&B Populer di Masa Mendatang

Fenomena tren F&B ini juga ternyata dipengaruhi oleh tren kesehatan. Kesadaran akan gaya hidup sehat saat ini semakin memengaruhi keputusan pembelian.

Hal tersebut mendorong preferensi konsumen terhadap produk tanpa bahan pengawet, tanpa pewarna buatan, serta produk rendah gula dan kalori.

Ke depannya, konsumen melihat makanan sehat berbasis tanaman dan minuman berbasis kopi atau susu sebagai kategori yang paling bertahan lama selama 3-5 tahun ke depan.

tren kuliner
Source: Populix

***

Demikian sedikit gambaran dari report “Millennials & Gen Z Report: Exploring the Hip F&B Phenomenon” yang rilis pada Juni 2025.

Tren F&B kekinian ternyata tidak bisa dilepaskan dari pengaruh generasi Milenial dan Gen Z.

Mereka tidak hanya mencari makanan yang enak, tetapi juga pengalaman sosial dan visual yang menyenangkan.

Dengan memahami kebutuhan serta kebiasaan konsumsi mereka, diharapkan pelaku usaha bisa menciptakan strategi yang relevan dan berkelanjutan.

Ingin tahu lebih dalam tentang tren kuliner serta perilaku Milenial dan Gen Z di industri F&B? Baca report lengkapnya “Millennials & Gen Z Report: Exploring the Hip F&B Phenomenon.”

download report populix

Baca juga: Pengguna Layanan Paylater di Indonesia Didominasi Milenial

Tags:
Artikel Terkait
Apa itu Quarter Life Crisis, Penyebab dan Cara Menghadapinya
Apakah saat ini Anda merasa galau, khawatir, ragu terhadap kemampuan diri, atau bingung menentukan arah hidup? Hal itu menandakan Anda sedang berada di fase quarter life crisis. Quarter life crisis adalah fenomena yang sering terjadi pada orang di usia 20 hingga 30 tahun. Adapun penyebabnya bisa beragam, mulai dari tekanan melihat pencapaian orang lain, menjalani […]
10 Ide Bisnis Milenial dan Gen Z Modal Kecil, Patut Dicoba!
Generasi milenial dikenal sebagai orang-orang yang kreatif dan penuh ambisi. Hal itu pada akhirnya membuat kalangan milenial tertarik untuk membuat peluang bisnis baru sendiri. Tak heran jika saat ini mulai banyak ide bisnis milenial yang memang terbilang cukup baru. Tak hanya untuk milenial, berbagai ide bisnis baru ini juga bisa dilakukan oleh gen Z. Menariknya […]
16 Cara Meningkatkan Skor TOEFL dan IELTS untuk Seleksi S2
Ada beragam syarat yang harus dipenuhi jika Anda hendak mendaftar S2, salah satu contohnya yaitu mengumpulkan skor TOEFL dan IELTS. Syarat skor TOEFL dan IELTS juga biasanya dibutuhkan ketika Anda ingin mendaftar beasiswa S2, baik itu beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Kira-kira sudah tahukah Anda apa perbedaan dari TOEFL dan IELTS yang kerap dijadikan […]