Apa Itu B2C? Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya dengan B2B
Populix

Apa Itu B2C? Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya dengan B2B

5 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Business to consumer atau disingkat B2C adalah model penjualan yang kini sedang populer di kalangan pebisnis. B2C adalah teknik penjualan barang maupun jasa secara langsung kepada konsumen.

Agar Anda semakin memahami apa itu B2C, pada pembahasan kali ini Populix akan menjelaskan mulai dari pengertian, jenis, sampai perbedaannya dengan B2B. Yuk simak!

Pengertian B2C

B2C adalah model bisnis yang menjual barang atau jasa kepada konsumen individu atau kelompok secara langsung. Jenis bisnis ini berkaitan langsung dengan konsumen tanpa melalui perantara siapapun.

Arti lain dari B2C adalah ketika Anda menjual produk kepada konsumen perorangan seperti menjual sembako atau membuka jasa service HP. Lain halnya dengan B2B yang cenderung menjual produk dalam jumlah yang besar dan dijual kepada bisnis lainnya.

Secara umum, hampir seluruh produk B2C bisa termasuk ke dalam produk B2B. Sementara, produk B2B belum tentu tergolong produk B2C karena jarang konsumen perorangan secara langsung menggunakannya.

Dewasa ini, model bisnis B2C telah bertransformasi menjadi berbasis online atau biasa disebut e-commerce. Dari perusahaan kecil hingga besar, e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya merupakan pilihan yang tepat dalam menjangkau konsumen dengan lebih efektif.

Perbedaan B2B dan B2C

Selain berdasarkan jenis dan ukuran barangnya, terdapat hal lain yang menjadi perbedaan B2B dan B2C, yaitu sebagai berikut:

  • Perusahaan B2B lebih fokus pada sektor industri. Beda halnya dengan B2C yang lebih berfokus pada pengguna atau pelanggan.
  • Berdasarkan karakteristik media pemasaran digitalnya, model B2C seringkali menggunakan Instagram, Facebook, Google, dan YouTube untuk dapat menjangkau target konsumen. Sedangkan model B2B lebih menggunakan proses inbound terhadap target konsumen yang telah ditentukan sehingga nantinya mengetahui prospek-prospek konsumen berkualitas (qualified-leads).
  • Bagian public relation (PR) tidak terlalu dibutuhkan pada perusahaan yang menerapkan B2B. Akan tetapi, pada perusahaan B2C bagian PR adalah bagian penting dan tidak bisa dipisahkan dari bagian marketing.

Baca Juga: Pengertian Studi Kelayakan Bisnis, Manfaat, Hingga Contohnya

Jenis dan Contoh B2C

Terdapat berbagai jenis B2C yang bisa diterapkan oleh perusahaan. Dari sekian banyak model bisnis B2C, berikut ini 5 jenis paling populer serta contohnya.

1. Penjual Langsung

Jenis pertama yang paling sering digunakan pada B2C adalah direct seller atau penjual langsung. Dalam hal ini yang menjadi penjual adalah bisa bisnis UMKM hingga perusahaan besar.

Mereka menggunakan berbagai media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memasarkan barang atau jasanya kepada konsumen. Terkadang juga mereka menciptakan website sendiri, contohnya Bro.do, Uniqlo.com.

2. Berbasis Periklanan

Jenis berikutnya dari B2C adalah perusahaan memasarkan produknya melalui website atau e-commerce namun berbasis periklanan di portal website tertentu. Umumnya, mereka membuat konten iklan yang unik dan menarik sehingga dapat mengajak pengunjung website untuk membeli produknya. Contoh: display ads di website-website berita.

3. Berbasis Biaya

Jenis B2C berbasis biaya adalah perusahaan yang mengandalkan konsumen langganan berbayar. Pada umumnya, perusahaan menawarkan konten yang hanya dapat dinikmati secara penuh oleh konsumen setelah berlangganan.

Perusahaan dengan jenis B2C berbasis biaya ini biasanya bergerak di bidang media dan hiburan. Contohnya Netflix, Disney Plus Hotstar.

4. Perantara Online

Jenis selanjutnya dari B2C adalah melalui perantara online yang berarti perusahaan tidak menghasilkan produk secara langsung. Kebanyakan dari mereka hanya menyediakan platform sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Perusahaan mendapat keuntungan atas komisi bagi hasil dari setiap transaksi di dalamnya. Contohnya Traveloka, tiket.com.

5. Berbasis Komunitas

Lalu, jenis terakhir dari B2C adalah perusahaan memasarkan produknya melalui forum komunitas online. Terdapat banyak komunitas yang ada saat ini seperti Facebook, Kaskus, dan sebagainya.

Forum tersebut menjadi wadah berkumpulnya orang-orang yang memiliki peminatan di bidang sama, misalnya hobi, olahraga, dan travelling. Maka dari itu, Anda dapat menjual produk langsung kepada forum komunitas tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan B2C

Setelah mengetahui pengertian dan contoh B2C, hal berikutnya yang perlu Anda pahami yaitu kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan

Kelebihan B2C adalah:

  • Bisnis B2C biasanya menjangkau konsumen lebih luas, khususnya di bidang bisnis online
  • Bisnis B2C lebih hemat terhadap biaya tambahan yang diperlukan oleh sebuah bisnis

Kekurangan

Sementara kekurangan B2C adalah:

  • Bisnis yang memberlakukan model B2C sangat bergantung pada konsumen
  • Bisnis B2C biasanya mempunyai kompetitor lebih banyak dibandingkan bisnis B2B, sehingga Anda perlu membuat produk lebih unggul dan menonjol daripada bisnis lainnya

Itulah pembahasan yang sudah Populix rangkum mengenai apa itu B2C. Pada intinya, model B2C adalah bisnis yang bisa dilakukan oleh siapapun baik itu bisnis kecil hingga besar. Tertarik untuk mencobanya?

Agar lebih pasti, sebaiknya cari tahu juga tren pasar terkini dan temukan peluang baru agar usaha Anda tetap relevan. Caranya, gunakan data dari para target audiens dengan survey online dari Poplite by Populix. Daftar jadi pengguna dan coba gratis untuk 14 hari sekarang juga!

Baca Juga: 5 Strategi Bisnis yang Bisa Maksimalkan Keuntungan

Tags:
Artikel Terkait
Variabel Intervening Adalah: Penjelasan, Jenis, Kelebihan
Ada berbagai variabel yang perlu Anda ketahui dalam proses penelitian, salah satunya yaitu variabel intervening. Melansir Research Connections, variabel intervening adalah sesuatu yang memengaruhi atau membantu menjelaskan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Dengan kata lain, variabel intervening adalah hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Hal ini diprediksi oleh variabel independen, dan memprediksi […]
Customer Behaviour Report for Smarter Market Expansion
Launching in a new market without understanding customer behaviour is like navigating a foreign city blindfolded. You might eventually reach your destination, but you’ll waste time, money, and energy along the way. That’s why a customer behavior report is essential. A customer behaviour report before market entry isn’t about being cautious or over-prepared; it’s about […]
Media Sosial Adalah: Definisi, Fungsi, Jenis, Manfaat
Tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan sehari-hari kita kini sudah cukup erat dengan media sosial. Mulai dari chat dengan teman, update status, sampai mencari informasi, semua kita lakukan lewat bantuan teknologi tersebut. Secara tidak langsung, media sosial adalah salah satu kebutuhan tiap orang. Akan tetapi, segala hal pasti ada manfaat dan kekurangannya, begitu pula pada media […]
Populix
25 Apr 2024