Tren Financial Habits Milenial dan Gen Z di Era Digital
Populix

Tren Financial Habits Milenial dan Gen Z di Era Digital

1 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Perkembangan teknologi dan perubahan zaman berpengaruh terhadap financial habits para generasi muda, termasuk cara mereka mengelola keuangan.

Di tengah kemudahan akses digital, kemunculan aplikasi finansial, serta pengaruh sosial media, Milenial dan Gen Z menunjukkan pola perilaku keuangan yang unik dan berbeda.

Walaupun financial habits mereka cenderung berbeda, tetapi perjalanan keuangan kedua generasi tersebut saling melengkapi. Gen Z unggul dalam kecakapan digital sejak dini, sementara Milenial menunjukkan ketahanan dan strategi jangka panjang.

Lantas, seperti apa perbedaan utama dalam cara Generasi Milenial dan Generasi Z mengelola keuangan mereka? Anda dapat mengetahuinya melalui report Populix berjudul “Navigating Youth Financial Habits in the Digital Age.”

Baca juga: Pengguna Layanan Paylater di Indonesia Didominasi Milenial

Financial Habits Generasi Milenial dan Gen Z

Berdasarkan laporan Populix yang dirilis pada Juli 2025, terlihat bahwa dalam hal sumber penghasilan, Generasi Milenial cenderung mengandalkan gaji dari pekerjaan tetap, sementara Gen Z lebih memilih jalur pekerjaan lepas atau freelance sebagai sumber pendapatan utama mereka.

Secara tidak langsung, pola tersebut mencerminkan kecenderungan Milenial untuk mencari stabilitas dan keamanan finansial jangka panjang. Sedangkan Gen Z, menunjukkan preferensi lebih kuat terhadap freelance yang memberikan fleksibilitas waktu, serta peluang eksplorasi minat pribadi.

Lalu, dalam hal pengelolaan keuangan, Milenial cenderung menerapkan perencanaan lebih terstruktur. Mereka biasanya langsung membagi pendapatan yang diterima ke dalam pos-pos tertentu, sehingga setiap pengeluaran sudah direncanakan sejak awal.

financial habits
Source: Populix

Baca juga: Iklan Judi Online di Indonesia, Ancaman Digital Terkini!

Cara Milenial dan Gen Z Mengatur Keuangan Mereka

Berbicara soal manajemen keuangan, Gen Z lebih nyaman menggunakan dompet digital untuk bertransaksi, sedangkan Milenial cenderung mengandalkan aplikasi mobile banking dari institusi keuangan resmi.

Meskipun memiliki preferensi platform yang berbeda, keduanya sama-sama menjadikan media sosial sebagai sumber utama untuk mencari informasi atau saran seputar keuangan.

Namun, menariknya, sebagian besar dari mereka belum pernah mengikuti kelas atau seminar terkait literasi keuangan digital.

Padahal, minat terhadap topik ini cukup tinggi, terutama di kalangan Gen Z yang melihat sesi edukatif tersebut sebagai hal yang bermanfaat. Di sisi lain, Milenial tampak kurang antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan serupa.

financial habits
Source: Populix

***

Demikian sedikit gambaran tentang financial habits Milenial dan Gen Z saat ini. Dengan memahami perbedaan utama dalam cara Milenial dan Gen Z mengelola keuangannya, kita dapat melihat bagaimana setiap generasi mempersiapkan masa depan finansial mereka.

Ingin tahu lebih detail tentang financial habits Milenial dan Gen Z? Anda dapat mengunduh report “Millennials & Gen Z Report: Navigating Youth Financial Habits in the Digital Age” untuk mendapatkan informasi lengkapnya.

populix research service

Baca juga: Preferensi Tren Kuliner Kekinian Milenial dan Gen Z

Tags:
Artikel Terkait
Industrial Insight for Navigating Indonesia’s Market
When it comes to expansion in Indonesia, industrial insight isn’t optional, but it’s the strategic advantage that separates standout performers from costly failures. Indonesia holds massive opportunities for growth, but it is also a complex market where assumptions can quickly fall apart.  Indonesia’s consumer market is on fire. With 270 million people and a rapidly […]
Pengguna Layanan Paylater di Indonesia Didominasi Milenial
Eksistensi layanan paylater di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang kuat, terutama di kalangan generasi muda yang mencari fleksibilitas pengelolaan keuangan mereka. Paylater memang memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi. Namun, penting untuk tetap bijak saat menggunakan layanan paylater, serta memahami risiko terkait penggunaannya. Salah satu contoh risiko yang bisa terjadi yaitu mendorong perilaku konsumtif yang […]
Riset Pasar: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Caranya
Market research atau riset pasar adalah kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Bagi Anda yang berkecimpung di dunia bisnis, riset pasar penting dilakukan sebab berkaitan dengan strategi pemasaran produk. Cara melakukannya pun harus sistematis dan tidak boleh sembarangan. Anda pasti ingin produk maupun jasa yang Anda jual dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, bukan? Maka dari […]