{"id":6976,"date":"2022-10-28T08:22:52","date_gmt":"2022-10-28T01:22:52","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=6976"},"modified":"2022-10-28T08:23:43","modified_gmt":"2022-10-28T01:23:43","slug":"infografis-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/populix.co\/articles\/infografis-adalah","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Infografis: Manfaat, Jenis &#038; Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah salah satu metode paling efisien untuk menyajikan data dan informasi dengan format yang menarik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daya tarik <em>visual<\/em> di dalam sebuah infografis sangat bermanfaat untuk menyederhanakan informasi yang kompleks menjadi lebih <em>simple<\/em> dalam satu gambar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka dari itu, tak heran jika infografis kerap digunakan untuk tujuan <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/marketing-adalah\/\"><strong><em>marketing<\/em><\/strong><\/a><em> <\/em>karena dinilai mampu menarik pengunjung secara efektif.<em>&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, bagaimana cara menyajikan informasi ke dalam infografis? Yuk, simak ulasan lengkapnya di artikel berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Infografis?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah istilah yang diambil dari bahasa Inggris, <em>infographic, <\/em>terdiri dari <em>information <\/em>(informasi) dan <em>graphic <\/em>(grafis).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, infografis adalah informasi berupa data yang disajikan dalam bentuk <em>visual <\/em>atau gambar agar lebih mudah dipahami oleh pembaca.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya menyajikan angka, informasi yang dimuat pada infografis disajikan dengan elemen <em>visual<\/em> yang menarik, di antaranya terdiri dari ilustrasi, gambar, teks, dan grafik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut contoh infografis dari data hasil survei pelanggan:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/XVVTDFWs70BJEXipVFPsK4VV8ZSnE-gayyenUMSflcPVo26UBqBtWzdOvYQsgZQna5AVW0Hs36jglYCJeINrUE9A4EMII29HGd6pNYZSM18ubIW5mBxq7yONbuzz6IFFdMvN6w7BuLQfFLkUh8b2FKmslVzb4c89TKSf_AaJpSz7P1qpNnnwmnmMTg\" alt=\"contoh infografis\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Infografis<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah memahami apa itu infografis, Anda juga perlu mengetahui manfaat penyajian konten dalam bentuk visual tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun beberapa manfaat infografis tersebut, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Informasi Lebih Mudah Dipahami<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem informasi pada otak manusia cenderung dapat menangkap dan memproses gambar secara lebih cepat daripada teks.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya sulit dipahami, menjabarkan data melalui teks juga membuat pembaca lebih cepat bosan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, mereka cenderung memilih untuk menutup halaman sebelum menangkap informasi dengan tepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menampilkan data dengan infografis adalah cara yang lebih baik. Permainan warna dan bentuk elemen visual bisa membantu pembaca lebih fokus pada konten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-riset-produk\/\"><strong>Ini 5 Cara Riset Produk Terlaris dan Paling Banyak Dicari<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Efektivitas Pemasaran <em>Online <\/em>Meningkat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah pilihan yang tepat jika Anda ingin mempromosikan sesuatu atau memberikan penawaran menarik kepada konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyajian desain yang menarik dan informasi <em>to the point <\/em>dapat meningkatkan daya jual produk. Kemudian, jangan lupa sertakan juga CTA persuasif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan Pengunjung <em>Website<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya membuat pembaca lebih fokus menangkap informasi, infografis juga dapat meningkatkan pengunjung <em>website.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Audiens yang menyukai konten menarik biasanya cenderung membagikannya ke jejaring sosial dan hal ini bisa membuat <em>traffic website <\/em>meningkat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Infografis<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bisnis Anda memanfaatkan <em>website <\/em>sebagai media promosi, menggunakan infografis adalah salah satu strategi yang bisa diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi sebelum itu, Anda tentu harus memahami jenis-jenis infografis berikut agar bisa mengenali perbedaannya. Berikut selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Statis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis infografis sederhana ini menyajikan data dalam bentuk ilustrasi atau gambar. Infografis statis adalah tipe yang paling sederhana dan mudah dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menemukan contoh infografis statis pada halaman media <em>online, <\/em>artikel ilmiah, dan lainnya. Meskipun sederhana, infografis ini efektif untuk menjabarkan data dan informasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Animasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Animated infographic <\/em>merupakan jenis infografis berupa gambar bergerak dan dilengkapi dengan audio.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat dua tipe animasi yang bisa dipilih, yaitu dua dimensi atau tiga dimensi. Contoh infografis jenis ini bisa Anda temukan di <em>platform <\/em>YouTube atau televisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Interaktif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis yang satu ini memiliki desain yang lebih kompleks, namun Anda bisa melakukan interaksi dengan audiens melalui data tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembuatannya memerlukan teknik bahasa pemrograman dan biasanya visualisasinya berupa tombol atau <em>button.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/marketing-plan\/\"><strong>Panduan Marketing Plan: Cara Membuat, Contoh, Ciri untuk Bisnis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Infografis<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui apa itu infografis dan manfaatnya, Anda tentu tertarik untuk menyajikan data dalam bentuk visual, bukan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan khawatir, berikut sudah dijabarkan cara membuat infografis, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tentukan Topik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama yang harus dilakukan saat menyajikan data dalam infografis adalah menentukan topik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda harus mengetahui informasi apa yang ingin disampaikan kepada pembaca dan mempersiapkan konsepnya terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat menentukan topik, Anda bisa membuat daftar hal-hal yang berhubungan dengan informasi tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menjabarkan topik yang dipilih menjadi beberapa sub bahasan menarik dan diminati pembaca.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, perkirakan apakah infografis tersebut relevan dengan situasi masyarakat saat ini. Hal ini akan memengaruhi <em>traffic website.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Topik yang sedang hangat lebih cocok untuk dipilih sebagai konten infografis karena bisa menarik perhatian banyak pembaca.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tentukan Target Audiens<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menemukan topik, Anda harus menentukan target audiens yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa melakukan riset terkait target audiens dan mengidentifikasi berdasarkan demografi, hal yang disenangi, serta kebiasaan mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal itu diperlukan agar elemen-elemen pada infografis, seperti penggunaan bahasa, desain tampilan, serta tipografi bisa sesuai dengan calon pembaca.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menentukan audiens secara spesifik juga akan mempermudah Anda dalam menentukan konsep tampilan infografis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kumpulkan Data dan Riset<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap selanjutnya dari cara membuat infografis adalah melakukan riset dan <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/teknik-pengumpulan-data\/\"><strong>pengumpulan data<\/strong><\/a> sebagai sumber informasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa memperoleh data dari berbagai sumber, seperti jurnal, artikel, buku, serta melakukan wawancara langsung dengan target audiens.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-mengolah-data-kuesioner\/\"><strong>Panduan Cara Mengolah Data Kuesioner secara Manual, Mudah!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Proses Visualisasi dalam Infografis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah konten yang disajikan dalam bentuk visual. Sehingga, tahapan yang satu ini tidak boleh dilewatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses visualisasi data dalam infografis dapat dilakukan dengan metode tertentu, seperti ICCORE (<em>Inform, Compare, Change, Organic, Relationship, <\/em>dan <em>Explore) <\/em>berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong><em>Inform<\/em><\/strong><em>, <\/em>memastikan data sudah memuat seluruh hal penting yang ingin disampaikan.<\/li><li><strong><em>Compare<\/em><\/strong><em>, <\/em>membuat perbandingan data dengan diagram batang, garis, dan lainnya.<\/li><li><strong><em>Change<\/em><\/strong><em>, <\/em>konten yang ditampilkan dapat memuat perubahan data dalam jangka waktu tertentu.<\/li><li><strong><em>Organize<\/em><\/strong><em>, <\/em>data yang disajikan sudah sesuai urutan. Anda bisa membuat <em>mind mapping, <\/em>tabel, atau <em>flowchart.<\/em><\/li><li><strong><em>Relationship<\/em><\/strong><em>, <\/em>data di infografis menunjukkan korelasi dengan topik utama.&nbsp;<\/li><li><strong><em>Explore<\/em><\/strong><em>, <\/em>memberikan kesempatan bagi audiens untuk melakukan eksplorasi infografis tersebut secara mendetail guna menambah wawasan lebih banyak.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Susun Grid Layout<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah selanjutnya saat menyusun infografis adalah dengan menyusun<em> grid layout <\/em>pada masing-masing elemen agar seimbang dan proporsi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Gunakan Template<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pemula, Anda dapat memanfaatkan <em>template <\/em>infografis yang disediakan di berbagai platform gratis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan menggunakan <em>template, <\/em>Anda bisa menyajikan data dalam infografis secara mudah dan praktis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Kustomisasi Infografis<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melakukan seluruh tahapan di atas, langkah terakhir dalam eksekusi infografis adalah melakukan kustomisasi final.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menyesuaikan kembali jenis dan ukuran tulisan, penempatan tombol CTA, serta memeriksa kembali data yang telah disusun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan data yang divisualisasikan sudah sesuai dan menarik, ya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/teknik-analisis-data\/\"><strong>Teknik Analisis Data: Pengertian, Jenis hingga Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Aplikasi untuk Membuat Infografis<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda tertarik menyajikan data secara visual, saat ini sudah banyak aplikasi untuk membuat infografis yang bisa dimanfaatkan. Berikut beberapa rekomendasinya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Infogram<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infogram adalah <em>website <\/em>yang menyediakan <em>template <\/em>infografis sederhana dan bisa Anda gunakan untuk membuat data statistik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Tools <\/em>yang disediakan cukup lengkap dan pengoperasiannya juga mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Canva<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Platform <\/em>desain yang dikenal sebagai penyedia berbagai <em>template <\/em>ini juga bisa digunakan untuk membuat infografis, lho.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada bermacam-macam <em>template <\/em>infografis yang bisa Anda gunakan dengan mendaftar secara gratis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Adobe Spark<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, rekomendasi aplikasi untuk membuat infografis adalah Adobe Spark. Anda bisa menemukan berbagai <em>template <\/em>infografis mulai dari yang sederhana maupun kompleks di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/data-primer-adalah\/\"><strong>Pengertian Data Primer &amp; Perbedaannya dengan Data Sekunder<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Membuat Infografis yang Menarik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah representasi visual dari informasi, data, dan pengetahuan yang dikemas dalam suatu grafis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama pembuatan infografis tentunya untuk mempermudah dalam penyampaian informasi kepada pembaca serta meningkatkan pengunjung <em>website.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, ada banyak hal yang perlu diperhatikan selama proses membuat infografis, salah satunya adalah saat melakukan riset dan mengumpulkan data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghimpun informasi tentu akan membutuhkan waktu yang panjang dan cukup melelahkan. Anda harus mengumpulkan data secara acak agar lebih akurat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau <em>nggak<\/em> mau ribet, Anda juga bisa memanfaatkan data kredibel dan berkualitas dari <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/poplite\/\"><strong>Poplite by Populix<\/strong><\/a> untuk memenuhi kebutuhan riset.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Poplite adalah <em>platform<\/em> survei <em>self-service <\/em>yang memiliki lebih dari 300.000 responden di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bersama <strong>Poplite<\/strong>, Anda dapat menyelesaikan tahap riset <strong>#DenganData<\/strong> secara efektif dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, setelah mengumpulkan seluruh data yang dibutuhkan, eksekusi visualisasinya juga tidak kalah penting untuk diperhatikan agar hasilnya lebih menarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama. saat menyusun teks, gunakan hierarki dengan menentukan tiga jenis font yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan bahwa <em>font <\/em>yang dipilih mudah dibaca oleh pengunjung <em>website, <\/em>jangan menggunakan <em>teks<\/em> latin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, jangan terlalu banyak memasukkan <em>teks<\/em> di dalam infografis. Anda bisa memanfaatkan ikon, gambar, dan ilustrasi sebagai <em>highlight <\/em>informasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, jangan lupa untuk menggunakan pilihan warna yang kontras agar pembaca bisa membedakan setiap data dengan mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang apa yang dimaksud infografis, manfaat, jenis, serta aplikasi untuk membuatnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infografis adalah metode efektif untuk menarik perhatian audiens karena informasi yang disajikan lebih mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga informasinya bermanfaat, ya! Yuk, temukan lebih banyak artikel menarik hanya di <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/\"><strong>blog Populix<\/strong>!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/strategi-pemasaran-online\/\"><strong>10+ Strategi Pemasaran Online untuk Meningkatkan Penjualan<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infografis adalah salah satu metode paling efisien untuk menyajikan data dan informasi dengan format yang menarik.&nbsp; Daya tarik visual di dalam sebuah infografis sangat bermanfaat untuk menyederhanakan informasi yang kompleks menjadi lebih simple dalam satu gambar.&nbsp; Maka dari itu, tak heran jika infografis kerap digunakan untuk tujuan marketing karena dinilai mampu menarik pengunjung secara efektif.&nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6977,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","postBodyCss":"","postBodyMargin":[],"postBodyPadding":[],"postBodyBackground":{"backgroundType":"classic","gradient":""},"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[43],"tags":[46],"class_list":["post-6976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insights","tag-bisnis"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6976"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6976\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6979,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6976\/revisions\/6979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}