First Party Data, Kunci Sukses Strategi Pemasaran dan Periklanan Bisnis
Finna Prima Handayani

First Party Data, Kunci Sukses Strategi Pemasaran dan Periklanan Bisnis

2 tahun yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Keberhasilan strategi marketing sangat dipengaruhi oleh data. Berbagai jenis data memberikan informasi berharga yang dibutuhkan, khususnya first party data. First party data merupakan sumber data terpenting saat ini. 

Data pihak pertama atau first-party data berasal langsung dari audiens atau pelanggan Anda. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami cara mengambil, mengumpulkan, hingga menggunakannya. 

First party data biasanya berisi informasi paling relevan dan bernilai bagi perusahaan atau bisnis. Contoh, bisa berupa informasi kontak pelanggan, riwayat pembelian, hingga aktivitas mereka dalam platform tertentu. 

Penggunaan data pihak pertama ini membantu perusahaan dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih terarah dan personalisasi pengalaman pelanggan.

Apa Perbedaan First Party Data dengan Second dan Third Party Data?

First party data tentu berbeda dengan second party data dan third party data dalam beberapa hal utama.

Second-Party Data

Second party data adalah first party data yang berasal dari orang lain, artinya Anda tidak mengumpulkannya ataupun memilikinya. Perusahaan dapat membeli second party data dari sumber yang merupakan pengumpul asli data tersebut. 

Second party data hanyalah first party data milik pihak lain, maka data tersebut mencakup informasi yang sama seperti yang dikumpulkan oleh pihak lain.

Third-Party Data

Third party data adalah data yang dibeli dari sumber luar yang bukan merupakan pengumpul data asli. Agregator data mengumpulkan informasi dari berbagai platform dan situs web, kemudian menjualnya untuk memberikan informasi ini kepada perusahaan berdasarkan indikator tertentu. 

Baca juga: Teknik Analisis Data: Pengertian, Jenis, Metode, Contoh

Pentingnya First Party Data untuk Strategi Pemasaran

Data pihak pertama selalu penting dalam upaya pemasaran dan periklanan. Apalagi saat ini browser internet besar seperti Google Chrome, Safari, dan Firefox menghapus opsi pelacakan cookie pihak ketiga untuk meningkatkan privasi pengguna online. 

Dampaknya, third party data tidak dapat lagi dikumpulkan, disimpan, dan dijual. Perusahaan harus lebih mengandalkan data pihak pertama untuk menjangkau dan menargetkan pelanggan dan calon pelanggannya.

Beruntung ada berbagai cara untuk mendapatkan data pihak pertama secara efektif guna meningkatkan upaya pemasaran dan mengembangkan bisnis Anda secara strategis.

Kelebihan First-Party Data

First-party data sangat penting karena memiliki beberapa keuntungan utama, di antaranya:

1. Data yang Akurat

Data ini berasal langsung dari pelanggan atau pengunjung suatu platform, sehingga cenderung lebih akurat dan dapat diandalkan daripada data dari sumber lain.

2. Personalisasi yang Lebih Baik

First-party data memungkinkan perusahaan membuat pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi pelanggan, meningkatkan keterlibatan dan loyalitas.

3. Ketetapan Target

Dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari interaksi langsung, perusahaan dapat lebih baik dalam menargetkan iklan, promosi, dan komunikasi pemasaran kepada pelanggan yang tepat.

4. Kontrol Lebih Besar

Perusahaan memiliki kendali penuh atas pengumpulan, penyimpanan, dan penggunaan data, sehingga dapat mematuhi peraturan privasi dan menghindari risiko yang terkait dengan third-party data. 

Dengan demikian, first-party data menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan dalam memahami pelanggan dengan lebih baik dan mengoptimalkan upaya pemasaran. 

Cara Mengumpulkan First Party Data

Setidaknya ada 4 sumber utama untuk mengumpulkan first-party data, yaitu:

1. Aktivitas di Situs Web

Contohnya:

  • Berapa lama pelanggan menghabiskan waktu di situs web Anda? 
  • Produk apa yang mereka beli? 
  • Apa pola penelusuran mereka? 

2. Aktivitas Aplikasi Seluler

Contohnya: 

  • Apakah pelanggan menghabiskan waktu lebih lama di aplikasi seluler Anda dibandingkan di situs web Anda? 
  • Apakah konversi lebih tinggi pada salah satu hal?

3. Email & SMS

Contohnya: 

  • Seberapa sering dan bagaimana mereka berinteraksi dengan pesan Anda?
  • Berapa CTR pelanggan di setiap saluran?

4. Sistem Point-of-sale (POS)

Perangkat lunak POS sering kali mengumpulkan segala sesuatu tentang riwayat pembelian pelanggan.

Baca juga: Competitive Advantage Adalah Strategi untuk Bisnis

Kapan Penggunaan First Party Data Dibutuhkan?

Data pihak pertama dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Berikut ini beberapa kondisi penggunaan data pihak pertama.

1. Prediksi

Karena data pihak pertama sangat relevan, akurat, dan andal, Anda dapat menggunakannya untuk memprediksi pola di masa depan. 

Informasi yang dikumpulkan seperti perilaku, minat, dan tindakan dapat digunakan untuk menentukan tindakan di masa depan.

2. Personalisasi

Personalisasi sangat penting dalam pemasaran dan periklanan. Konsumen lebih cenderung terlibat dengan suatu merek ketika memberikan beberapa aspek personalisasi dalam upaya pemasarannya. 

Dengan menggunakan data pihak pertama, Anda dapat membuat konten yang berbicara langsung kepada target audiens berdasarkan perilaku dan tindakan mereka di seluruh platform bisnis Anda.

3. Retargeting

Data pihak pertama juga digunakan untuk penargetan ulang audiens. Penargetan ulang adalah cara untuk menjangkau calon pelanggan yang telah menunjukkan minat terhadap produk atau layanan Anda. 

Anda juga dapat menggunakan data pihak pertama untuk menargetkan pemirsa serupa, atau pemirsa yang memiliki perilaku dan minat serupa dengan basis pelanggan aktif Anda. 

Saat Anda menjelajahi suatu produk secara online dan kemudian meninggalkan situs web tersebut dan mengunjungi situs lain, Anda mungkin melihat iklan dari situs web sebelumnya muncul. 

Hal itu dianggap sebagai kampanye iklan retargeting yang dimungkinkan melalui data pihak pertama.

***. 

Dalam hal ini, Populix pun dapat berperan sebagai first-party data yang mampu membantu bisnis Anda dalam mengambil hingga mengumpulkan data-data pelanggan yang Anda butuhkan melalui komunitas kreatif Super PopStar.

First party data menjadi aset sangat berharga bagi perusahaan dalam memahami pelanggan dengan lebih baik, serta mengoptimalkan strategi pemasaran. 

Baca juga: 7 Strategi Pemasaran Efektif, Pengertian, Tujuan & Elemen

Tags:
Artikel Terkait
Cara Membuat Kuesioner di Google Form, Gratis dan Mudah!
Pembuatan kuesioner di masa sekarang tidak hanya digunakan dalam dunia pendidikan, melainkan juga di perusahaan. Mereka membutuhkan hasil survei untuk berbagai keperluan masing-masing. Sehingga, penting untuk mengetahui cara membuat kuesioner online yang dapat dikerjakan melalui Google Form. Melalui form online yang dapat dibuat di Google dengan gratis, mahasiswa maupun pengusaha dapat menyebarkan kuesionernya secara luas. […]
Optimalkan Bisnis Multi-Cabang: Pantau Semua Aktivitas Hanya dari Satu Platform Aplikasi Kasir Online
Mengelola bisnis multi-cabang bisa jadi mimpi buruk jika dilakukan tanpa sistem yang memadai. Banyaknya lokasi, transaksi yang terus berjalan, dan inventaris yang harus dikelola membuat pemilik bisnis sering kewalahan. Namun, kini ada solusi untuk optimalkan cabang usaha, yaitu dengan aplikasi kasir online. Dengan teknologi ini, Anda bisa memantau seluruh aktivitas dari berbagai cabang hanya melalui […]
Hasil Survei: Produk Halal Dominan Dipilih Masyarakat Indonesia
Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah penduduk Muslim yang besar (sekitar 87% dari total populasi*) membuat produk halal menjadi salah satu aspek yang kerap diperhatikan. Hal itu menjadikan para produsen makanan, minuman, serta jasa harus mempertimbangkan aspek halal dalam setiap produknya. Share of the Muslim population in Southeast Asia in 2023, by country Baca juga: […]