Besaran Gaji Content Creator dan Faktor yang Memengaruhinya
Populix

Besaran Gaji Content Creator dan Faktor yang Memengaruhinya

2 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Dahulu kerap dipandang sebelah mata, tetapi kini profesi content creator justru banyak diminati, terutama oleh anak muda. Salah satu alasannya karena gaji content creator yang dianggap cukup menjanjikan.

Besaran gaji content creator tentu sangat bervariatif, karena dipengaruhi juga oleh beberapa faktor. Contoh yang paling mudah yaitu dipengaruhi jumlah pengikut atau followers di media sosial.

Selain itu, nominal gaji content creator setiap bulannya pun bisa berbeda. Sebab, biasanya mereka digaji sesuai dengan program yang sedang mereka jalankan saat itu.

Berapa Gaji Content Creator?

gaji content creator
Source: Freepik

Nominal gaji content creator memang tidak tentu. Namun, ada kisarannya.

Mengutip dari situs Jobstreet, per 1 April 2024, gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan content creator di Indonesia yaitu berkisar Rp4.250.000 hingga Rp6.000.000.

Sementara itu, mengutip dari situs Purwadhika, kisaran angka pendapatan content creator TikTok, yaitu:

  • Followers 1000 – 5000: Rp30.000 – Rp70.000 per post
  • Followers 10.000: Rp230.000 – Rp360.000 per post
  • Followers 25.000: Rp550.000 – Rp880.000 per post
  • Followers 1.000.000: Rp25.000.000 – Rp32.000.000 per post

Daftar di atas merupakan gaji mereka yang menjadi content creator independen. Ada juga content creator yang bekerja untuk satu perusahaan saja dan menjadi karyawan pada perusahaan tersebut.

Baca juga: 4 Cara Join Komunitas Kreatif Super PopStar Populix

Faktor yang Memengaruhi Gaji Content Creator

Selain followers di media sosial, ada faktor lain yang dapat memengaruhi besaran pendapatan konten kreator. Di antaranya yaitu:

1. Jenis Konten

Jenis konten seperti video panjang, video pendek, atau foto bisa berpengaruh terhadap pendapatan. Biasanya video dengan durasi panjang cenderung memiliki nilai lebih tinggi daripada video durasi pendek maupun foto.

2. Skill Content Creator

Semakin lama dan berpengalaman seorang content creator dalam industri, bisa semakin tinggi gajinya. Keterampilan editing video, desain, dan beragam kemampuan lainnya juga dapat memengaruhi gaji.

3. Niche dan Industri

Faktor ini pun ternyata dapat berpengaruh pada pendapatan seorang konten kreator. Contoh, niche yang lebih spesifik dan eksklusif cenderung memiliki permintaan lebih tinggi, sehingga dapat dibayar lebih tinggi pula.

4. Lokasi Geografis

Gaji content creator juga dapat dipengaruhi oleh lokasi geografis mereka berada. Sebab, biaya hidup dan standar gaji berbeda-beda di setiap daerah. Maka dari itu, gaji konten kreator Jakarta bisa saja berbeda dengan gaji konten kreator di Semarang.

5. Keterlibatan

Keterlibatan dalam kerja sama dengan brand atau kemitraan dengan perusahaan tertentu dapat meningkatkan pendapatan seorang content creator.

***

Demikian informasi seputar gaji content creator. Apakah Anda berminat untuk menjadi content creator? Terkait ini, Populix pun memberikan wadah untuk Anda yang ingin mulai menjadi konten kreator. Caranya mudah, yaitu dengan bergabung dengan komunitas kreatif Super PopStar. Yuk, segera daftarkan diri Anda melalui aplikasi Populix.

Aplikasi Populix

Baca juga: Media Sosial Adalah: Definisi, Fungsi, Jenis, Manfaat

Artikel Terkait
Bonus Demografi Indonesia: Pengertian, Penyebab dan Dampaknya
Bagi Anda yang menjadi bagian generasi milenial, seharusnya istilah tersebut terdengar lebih familiar. Bonus demografi adalah sebuah fenomena yang penting untuk Anda ketahui. Karena Indonesia akan mengalaminya pada sepuluh tahun mendatang. Lalu, apa itu bonus demografi dan apa dampaknya bagi sebuah negara? Berikut ulasan lengkap yang bisa Anda pelajari. Apa itu bonus demografi? Demographic dividend […]
Variabel Laten: Definisi, Jenis Modelnya, dan Contoh
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), variabel adalah sesuatu yang dapat berubah; faktor atau unsur yang ikut menentukan perubahan. Adapun salah satu jenis variabel yaitu variabel laten. Variabel laten adalah variabel yang tidak diamati dan diukur secara langsung, melainkan disimpulkan dari variabel lain yang diamati dan diukur. Variabel kerap digunakan dalam beberapa bidang, seperti bidang […]
10 Cara Menghemat Listrik di Rumah, Kurangi Tagihan Per Bulan!
Hampir seluruh aktivitas sehari-hari kita bergantung pada listrik. Mulai dari kegiatan hiburan, belajar hingga istirahat. Padahal, selain dapat tagihan membengkak, penggunaan listrik berlebih juga dapat berpengaruh pada keadaan lingkungan. Untuk meminimalisir dua hal tersebut, ada beberapa kiat yang bisa diterapkan. Lalu, bagaimanakah cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari? 10 Cara Menghemat Listrik Di Indonesia sendiri […]