Kapan Waktu Terbaik Pasang Iklan Digital Saat Bulan Ramadan?
Populix

Kapan Waktu Terbaik Pasang Iklan Digital Saat Bulan Ramadan?

2 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Di bulan Ramadan seperti sekarang ini, waktu aktif di media sosial sedikit berbeda dibandingkan bulan lainnya, adanya perubahan ini tentu berdampak juga pada strategi iklan digital yang digunakan di media sosial.

Jika ingin mendapatkan insight yang baik di media sosial, tentu saja kalian perlu menyesuaikan kebiasaan baru audiens di bulan Ramadan.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah waktu penayangan iklan selama bulan Ramadan. Adanya perubahan pola aktivitas membuat waktu terbaik untuk menayangkan iklan digital juga ikut menyesuaikan.

Beberapa momen penting di bulan Ramadhan bisa dimanfaatkan untuk menjangkau audiens dengan lebih efektif.

Baca juga: Beragam Jenis Iklan dalam WiFi Advertising yang Bisa Dicoba

Rekomendasi Waktu Pasang Iklan Digital Saat Bulan Ramadan

1. Pasang Iklan Digital di Waktu Sahur 

iklan digital
Source: Freepik

Pukul 3.00 – 5.00.

Pada waktu ini banyak orang sudah bangun untuk sahur dan biasanya sambil scroll media sosial atau menonton video di platform streaming. Maka dari itu, di momen ini jadi waktu yang pas untuk menargetkan iklan terutama produk makanan, minuman, dan kebutuhan sahur lainnya. 

Di sisi lain, tingkat interaksi juga cukup tinggi di waktu sahur ini karena banyak orang yang sedang bersantai. Jenis iklan yang disarankan saat sahur adalah yang berupa video pendek seperti di TikTok ads atau Instagram Story.

Selain iklan, Anda juga bisa membuat promo flash sale spesial sahur karena interaksi dengan audiens yang tinggi.

2. Pasang Iklan Digital Menjelang Berbuka Puasa

iklan digital
Source: Freepik

Pukul 16.00 – 18.00.

Dibandingkan saat siang hari, banyak pengguna media sosial yang lebih aktif saat menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas harian yang sudah terselesaikan membuat momen ini menjadi waktu yang tepat bagi audiens untuk scrolling social media sembari menunggu waktu berbuka.

Bagi Anda yang memiliki bisnis FnB, waktu menjelang berbuka puasa ini adalah saat tepat untuk memasang iklan. Menjelang buka puasa biasanya audiens mencari resto dan cafe untuk tempat berbuka puasa bersama, tetapi tidak sedikit juga yang memilih layanan pesan antar. 

3. Pasang Iklan Digital Setelah Tarawih

iklan digital HIGO
Source: Freepik

Pukul 20.00 – 23.00.

Dibandingkan prime time saat di bulan lain, saat bulan Ramadan, prime time dimulai saat Tarawih sudah selesai, di waktu ini biasanya audiens sudah bersantai dan bisa scrolling media sosial lebih lama dibandingkan waktu lainnya.

Jika brand yang Anda miliki sedang menjalankan program diskon Ramadan, maka pasanglah iklan digital setelah Tarawih selesai, terutama bagi Anda yang memiliki brand fashion dan aksesoris yang cocok digunakan saat hari raya Idulfitri nanti.

Tips Optimasi Iklan Digital Ramadan

iklan digital HIGO
Source: Freepik

Supaya iklan dapat tersampaikan dengan baik kepada audiens, Anda bisa coba menerapkan beberapa faktor berikut ini.

1. Pakai Visual yang Menarik

    Menggunakan elemen khas Ramadan dapat membuat iklan digital yang Anda buat lebih terlihat dan memberikan kesan spesial bagi audiens yang melihatnya. Gunakanlah warna hijau dan emas serta gambar khas Ramadan seperti ketupat untuk meningkatkan kesan spesial Ramadan.

    2. Pakai Keyword

      Gunakan kata kunci yang sesuai dengan momen Ramadan agar iklan lebih mudah ditemukan oleh target audiens. Contohnya, jika menjual produk makanan, bisa memakai keyword seperti “takjil favorit,” “parcel lebaran,” atau “menu buka puasa.” Keyword yang tepat membantu meningkatkan visibilitas iklan di mesin pencari dan platform digital.

      3. Pakai Retargeting Ads

        Manfaatkanlah retargeting ads untuk menjangkau kembali audiens yang sudah pernah berinteraksi dengan iklan atau website Anda. Cara ini efektif untuk mengingatkan calon pelanggan tentang produk yang mereka lihat sebelumnya, sehingga peluang konversi lebih besar. Pastikan retargeting ads menampilkan penawaran spesial atau promo eksklusif Ramadan agar lebih menarik ya!

        Dengan mengoptimalkan waktu penayangan iklan digital selama Ramadan, peluang untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan penjualan jadi lebih besar. Bagi Anda yang ingin menarik perhatian audiens di bulan Ramadan, bisa percayakan campaign iklan digital Anda kepada HIGO integrated digital agency. HIGO dapat membantu campaign Ramadan Anda tersampaikan dengan optimal kepada target audiens.

        *Artikel ini hasil kerja sama HIGO dan Populix

        populix research service

        Baca juga: Rencana Batasan Usia Pengguna Media Sosial, Khalayak Setuju?

              Tags:
              Artikel Terkait
              7 Mitos tentang Skripsi, Bisa Bikin Mahasiswa Stres!
              Banyaknya mitos yang beredar tentang skripsi dapat berpengaruh terhadap kondisi mahasiswa. Tak menutup kemungkinan jika mitos tentang skripsi berpeluang membuat mahasiswa stres, bahkan sebelum mereka mulai menyusun skripsi. Selain itu, segala mitos tentang skripsi yang beredar pun ternyata berpeluang memicu tindakan curang yang mungkin saja dilakukan mahasiswa. Dari hasil survei Populix, beragam kecurangan yang paling […]
              6 Cara Promosi Produk Bisnis Beserta Contoh Promosi Produk
              Bagi yang baru merintis usaha, mengembangkan usaha akan menjadi tantangan tersendiri. Anda dapat melakukan beberapa strategi agar bisnis dapat berkembang dengan baik, salah satunya yaitu strategi promosi produk. Dengan mempromosikan produk, masyarakat selaku konsumen akan semakin mengenal bisnis Anda. Lantas, apa itu promosi produk dan bagaimana cara melakukannya? Yuk, langsung saja simak pembahasannya di bawah […]
              5 Tips Tingkatkan Partisipasi Responden Survei Akademik
              Partisipasi responden merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah penelitian akademik. Tanpa partisipasi yang memadai, data yang terkumpul bisa tidak lengkap, bahkan dapat memengaruhi validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Sayangnya, banyak penelitian yang gagal mencapai target karena responden enggan mengisi kuesioner. Beberapa alasan yang sering muncul antara lain kuesioner terlalu panjang, pertanyaan berbelit-belit, atau instruksi […]