Jalan Panjang Kepopuleran Industri Gim di Indonesia
Populix

Jalan Panjang Kepopuleran Industri Gim di Indonesia

6 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Industri gim saat ini menikmati ‘musim semi’ di Indonesia. Tren positif ini dirasakan pelaku industri gim setelah terjadi peningkatan kepopuleran gim di masyarakat. Industri ini juga tidak lepas dari sorotan media massa dalam beberapa tahun terakhir ini.

Gim merupakan salah satu dari sekian banyak berkah perkembangan teknologi. Sebelum kepopulerannya melesat, bermain gim pernah dianggap sebagai aktivitas nirfaedah serta stereotip negatif yang mengikutinya. Sebelum bisa dinikmati oleh masyarakat di gawai atau konsolnya masing-masing, gim telah melalui jalan panjang hingga akhirnya bisa populer di masyarakat.

Jejak Awal Gim di Indonesia

via Pixabay

Indonesia baru masuk dalam perkembangan gim di akhir abad 20, tepatnya pada 1999 lalu. Masuknya gim konsol Nintendo dan Playstation menjadi awal perkembangan gim di tanah air.

Pada awal perkembangan gim di Indonesia, masyarakat masih menganggap gim sebagai industri yang dianggap kurang menguntungkan. Tidak heran, Indonesia hanya menjadi pasar bagi berbagai pengembang gim dari berbagai negara seperti Jepang dan Amerika Serikat.

Di masa 2000-an, industri gim di Indonesia masih dikuasai oleh perusahaan produsen gim konsol. Menariknya, meski saat ini sudah tersedia mobile game di gawai, gim konsol masih eksis dan tidak ditinggalkan oleh gamer tanah air.

Playstation 4 menjadi konsol gim paling sering dicari di Indonesia di e-commerce I-price pada 2019. Nintendo Switch menjadi konsol terpopuler berikutnya di susul dengan Playstation 3. Meski telah berumur lebih Dari 15 tahun, Playstation 3 rupanya masih belum kehilangan kepopulerannya di kalangan gamers Indonesia.

Semakin Melejit Setelah ada Game Online


Indonesia baru masuk dalam perkembangan gim di akhir abad 20, tepatnya pada 1999 lalu. Masuknya gim konsol Nintendo dan Playstation menjadi awal perkembangan gim di tanah air.

Pada awal perkembangan gim di Indonesia, masyarakat masih menganggap gim sebagai industri yang dianggap kurang menguntungkan. Tidak heran, Indonesia hanya menjadi pasar bagi berbagai pengembang gim dari berbagai negara seperti Jepang dan Amerika Serikat.

Di masa 2000-an, industri gim di Indonesia masih dikuasai oleh perusahaan produsen gim konsol. Menariknya, meski saat ini sudah tersedia mobile game di gawai, gim konsol masih eksis dan tidak ditinggalkan oleh gamer tanah air.

Playstation 4 menjadi konsol gim paling sering dicari di Indonesia di e-commerce I-price pada 2019. Nintendo Switch menjadi konsol terpopuler berikutnya di susul dengan Playstation 3. Meski telah berumur lebih Dari 15 tahun, Playstation 3 rupanya masih belum kehilangan kepopulerannya di kalangan gamers Indonesia.

Semakin Melejit Setelah ada Game Online

via Pixabay

Sejalan konsol gim di Indonesia, rupanya gim online juga masuk ke Indonesia di periode yang sama, yakni awal 2000-an. Bedanya, performa gim online di masa itu tergolong alot akibat penetrasi internet yang belum stabil di Indonesia. Nexia Online, game dengan kategori Role Play Game (RPG) menjadi gim online pertama yang ada di Indonesia. Gim ini masih mengusung grafik yang simple serta tampilan 2 dimensi (2D).

Lalu, Indonesia kedatangan gim online dari berbagai pengembang dunia seperti Redmoon di tahun 2002, Ragnarok Online (RO) di medio 2003, serta Gunbound pada tahun 2004. Beberapa tahun kemudian, industri gim di Indonesia mulai memasuki masa emas.

Masa keemasan gim online Indonesia mulai tampak setelah grafik resolusi 3 Dimensi (3D) mulai marak di tahun 2006-2007. Peningkatan grafik 3D di gim juga mendorong munculnya game center di Indonesia sebagai tempat bagi gamer yang tidak memiliki perangkat mumpuni untuk memainkan gim ini. Sebut saja Rising Fore Online dan AyoDance yang namanya naik daun di tahun 2006.

Lalu, inovasi genre game First Person Shooting (FPS) mengambil alih era gim online di tahun 2013. Di antara nama gim yang diluncurkan, Point Blank saat itu banyak diminati oleh gamers Indonesia. Beberapa pengembang juga mencari pasar baru dengan merilis gim FPS dengan format offline seperti Counter Strike.

Smartphone Android selanjutnya mengambil celah di tengah hegemoni gim yang dimainkan dengan perangkat berspesifikasi tinggi. Kehadiran gim di Play Store juga mencuri tren gim online, salah satunya Clash of Clan yang begitu terkenal pada 2015.

Kepopuleran Clash of Clan dan gim lain di 2015 menjadi pionir dari sektor bisnis mobile game di Indonesia. Kini, mobile game dan Game berbasis PC sama-sama ‘memperlebar sayap’ industri gim Indonesia.

Potensi Industri Gim Dinilai Menjanjkan

Beberapa instansi pernah mengkalkulasi bahwa pasar gim di kawasan ASEAN pada tahun lalu diperkirakan US$ 941 juta. Dari total nilai tersebut, Indonesia merupakan penyumbang terbesar pasar gim di Asia Tenggara ini.

Tidak hanya sebagai hiburan, kini gim telah bertransformasi menjadi sebuah industri yang menjanjikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Kepopuleran gim ini pun disambut baik oleh gamers di Indonesia yang aktif sebagai pengguna mau pun pengembang gim.

Hasil riset Populix juga menunjukkan penetrasi aplikasi gim ke masyarakat sudah tinggi. Merujuk pada riset Populix yang menggandeng lebih dari 4500 responden, setiap orang rupanya memiliki setidaknya satu aplikasi gim yang terinstall di gawainya masing-masing.

Bahkan, 14,96% responden memiliki lebih dari 5 aplikasi gim di gawainya. hal ini menunjukan,masyarakat Indonesia sudah familiar dengan gim. Tidak hanya itu, gim juga telah menjadi industri prospektif yang masih berkembang dengan pesat di seluruh dunia.

Artikel Terkait
Mengenal Akurasi dalam Penelitian dan Contohnya
Dalam menyajikan data, apalagi untuk kepentingan publik, akurasi adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akurasi yaitu kecermatan ketelitian, dan ketepatan. Akurasi pun dapat diartikan sebagai akurat, yakni teliti, saksama, cermat, tepat benar. Tak hanya menyajikan data, Anda pun harus memastikan jika metode pengumpulan informasi atau data akurat. […]
Apa itu Webinar : Pengertian, Manfaat, dan Contoh Aplikasi
Tahukah Anda apa itu webinar? Mungkin beberapa dari masyarakat masih asing dengan istilah yang akhir-akhir ini kerap muncul di internet. Berbagai pihak seperti universitas, organisasi, bahkan perusahaan besar berlomba-lomba mengadakan webinar. Webinar adalah salah satu cara yang bisa Anda terapkan juga dalam dunia bisnis guna meraih target pasar yang tersebar luas di berbagai daerah. Ketahui […]
Fenomena Live Streaming: Kenapa Kita Mudah Tergoda Belanja?
TikTok Live dan Shopee Live bukanlah hal baru. Anda mungkin sering melihatnya di For You Page (FYP) atau homepage e-commerce, bahkan memantaunya langsung untuk berbelanja. Fenomena ini dikenal sebagai “live streaming”, di mana penjual bisa memasarkan produknya secara interaktif kapan saja, bahkan 24 jam. Menurut report custommarketinsight.com, live streaming adalah suatu proses transmisi video atau […]