Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini
Populix

Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini

1 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini telah menunjukkan kemajuan. Namun, kondisi tersebut bukan berarti jauh dari berbagai tantangan, terutama di Indonesia.

Tantangan seperti diskriminasi, kesenjangan partisipasi, dan upah tampaknya masih perlu diatasi. Selain itu, perbedaan dalam peran dan prospek pertumbuhan karier pun kerap hadir di dunia kerja Indonesia.

Oleh karena itu, langkah seperti adanya perubahan budaya kerja yang inklusif sangat penting untuk mendorong kesetaraan perempuan yang lebih besar dalam dunia kerja Indonesia.

Baca juga: Tren Bekerja di Luar Negeri, Apa yang Jadi Motivasi Khalayak?

Sejauh Apa Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja?

kesetaraan perempuan
Source: Freepik

Berbicara soal kesetaraan perempuan, Populix menghadirkan report yang berjudul “Women’s Equality in the Workplace” untuk mengetahui kondisi kesetaraan gender di dunia kerja saat ini.

Dari hasil survei Populix, data menunjukkan adanya ketimpangan dalam distribusi peran kepemimpinan, dengan jumlah atasan laki-laki yang lebih dominan.

Sebagian orang melihat memang sudah ada kesetaraan gender dalam posisi kepemimpinan, tetapi yang lain justru menyadari bahwa laki-laki masih banyak mengisi peran tersebut.

Meski begitu, mayoritas responden tetap percaya bahwa proses promosi berlangsung secara adil dan semua orang memiliki peluang yang sama, tanpa memandang jenis kelamin.

kesetaraan perempuan
N Total: 424 (Source: Populix)

Survei tersebut menyoroti dukungan yang kuat terhadap inisiatif kesetaraan gender di dalam perusahaan, di mana para responden mendorong adanya dukungan dan kesempatan pengembangan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan dalam posisi kepemimpinan.

Baca juga: Job Mismatch: Permasalahan Serius yang Perlu Diperhatikan

Diskriminasi Masih Terjadi

Kesetaraan gender di dunia kerja memang telah digaungkan, tetapi tantangan seperti diskriminasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya ternyata masih ada.

Parahnya lagi, ternyata diskrimnasi itu hadir dari rekan kerja wanita. Meeskipun ini jarang terjadi.

kesetaraan perempuan
Source: Populix

Dari kasus diskriminasi dari rekan kerja perempuan ini menandakan perlunya interaksi yang saling menghormati di tempat kerja.

***

Itulah sedikit gambaran dari report “Women’s Equality in the Workplace” Populix.

Untuk mengetahui kondisi kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini dari hasil report tersebut, Anda dapat mengunduhnya secara gratis. Sedangkan jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Minat Asuransi Kesehatan Swasta di Khalayak Cukup Tinggi

Tags:
Artikel Terkait
Markov Chain Monte Carlo (MCMC): Definisi serta Kelebihannya
Markov Chain Monte Carlo (MCMC) adalah salah satu pendekatan yang digunakan peneliti dalam proses penelitian. Mengutip laman Research Connections, MCMC digunakan untuk memperkirakan sifat-sifat suatu distribusi dengan memeriksa sampel acak dari distribusi tersebut. Peneliti yang menggunakan pendekatan Monte Carlo mengambil sejumlah besar sampel acak dari distribusi normal, dan menghitung mean sampel dari sampel tersebut. Sampel […]
Mengenal Etnografi: Pengertian, Metode Penelitian, Contoh
Antropolog, ahli etnografi, dan ilmuwan sosial lainnya mungkin terlibat dalam sesuatu yang disebut etnografi. Secara sederhana, etnografi adalah studi tentang orang-orang di lingkungan mereka sendiri melalui penggunaan metode seperti observasi partisipan dan wawancara tatap muka. Melansir laman National Park Service, antropolog H. Sidky menerangkan, entografi mendokumentasikan kesamaan dan perbedaan budaya melalui kerja lapangan empiris dan […]
Cara Up Selling dan Cross Selling untuk Maksimalkan Penjualan
Jika berbicara tentang digital marketing, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah up selling. Ya, Up selling adalah strategi pemasaran yang dilakukan untuk meningkatkan keinginan konsumen membeli produk dengan harga dan kualitas lebih tinggi. Meski sering digunakan, ternyata masih banyak digital marketer yang belum bisa membedakan up selling dan cross selling, lho. Jika Anda […]