Preferensi Khalayak pada Makanan Ready to Eat atau Siap Saji
Populix

Preferensi Khalayak pada Makanan Ready to Eat atau Siap Saji

3 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Makanan ready to eat telah banyak dijumpai di supermarket maupun minimarket. Jenis makanan ini memang menjadi salah satu solusi praktis untuk masyarakat saat ini.

Melansir laman DoFoodSafely, makanan ready to eat adalah makanan yang tidak memerlukan pengolahan lebih lanjut dan dimakan dalam keadaan yang sama seperti saat dijual.

Makanan ready to eat dikenal juga dengan istilah makanan siap saji.

Hal yang Perlu Diperhatikan pada Makanan Ready to Eat

Inilah beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam menyajikan makanan siap saji.

Perlu Dilakukan

  • Bersihkan dan sanitasi perlatan, seperti penjepit, sendok, dan spatula sebelum digunakan.
  • Pegang makanan menggunakan selembar kertas minyak food grade, serbet kertas, atau kantong plastik makanan.
  • Menutup atau membungkus makanan siap saji yang dipajang di tempat yang dapat dijangkau orang.
  • Pehatikan berapa lama makanan telah dipajang dan di luar kendali suhu.

Jangan Dilakukan

  • Gunakan tag atau label langsung pada makanan.
  • Menyentuh makanan dengan tangan kosong tanpa mencucinya terlebih dahulu.
  • Salah dalam menyimpan makanan pada suhu yang sesuai.

Baca juga: 10 Peluang Bisnis Imlek Tahun Baru Cina 2024, Bikin Untung!

Preferensi Masyarakat pada Makanan Ready to Eat

Makanan siap saji atau ready to eat menawarkan kepraktisan yang pada akhirnya kerap menjadi solusi dalam memilih makanan yang mudah disantap.

Kira-kira seperti apa, ya, preferensi sejumlah khayalak pada jenis makanan ini?

Berdasarkan hasil jajak pendapat atau polling harian (PopPoll) yang dilakukan di aplikasi Populix kepada 2577 responden, mayoritas dari mereka mengaku pernah mengonsumsi makanan ready to eat. Terutama untuk varian sosis dan bakso.

makanan ready to eat

Alasan Konsumsi Makanan Ready to Eat

Selain karena praktis, tentu ada beberapa alasan lain yang pada akhirnya membuat masyarakat tertarik unutk konsumsi makanan siap saji.

Contohnya yaitu penasaran dengan rasa, harga terjangkau, rekomendasi dari keluarga, hingga strategi marketing dari produk makanan tersebut.

Dari alasan-alasan itu, sebanyak 1011 responden dari total 2289, memilih mengonsumsi makanan siap saji karena alasan penasaran dengan rasanya.

makanan siap saji

Nah, bagaimana dengan Anda, kira-kira apa alasan mengonsumsi makanan siap saji? Apakah salah satunya karena penasaran juga dengan rasa makanannya?

Baca juga: Hasil Survei: Produk Halal Dominan Dipilih Masyarakat Indonesia

Merek Favorit Makanan Ready to Eat

Beragam merek makanan ready to eat, khususnya sosis dan bakso, pun telah tersedia di pasaran. Masyarakat pun memiliki pilihannya masing-masing.

Berdasarkan hasil jajak pendapat di PopPoll aplikasi Populix, Kanzler menjadi favorit 1371 responden, dari total 2427 responden yang menjawab jajak pendapat tersebut.

makanan ready to eat (RTE)

Apakah Anda juga menjadikan Kanzler sebagai brand favorit untuk makanan siap saji?

***

Itulah preferensi khalayak terhadap makanan ready to eat atau siap saji berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan di aplikasi Populix.

Anda juga bisa loh menjadi responden Populix yang turut memberikan suara dalam survei atau jajak pendapat, seperti soal makanan ready to eat ini, bahkan berhak pula mendapatkan reward menarik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Populix.

aplikasi Populix survei online

Baca juga: Cross Selling Adalah: Definisi hingga Bedanya dari Up Selling

Tags:
Artikel Terkait
Preferensi Tren Kuliner Kekinian Milenial dan Gen Z
Dalam beberapa tahun terakhir, tren kuliner kekinian menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya di kalangan muda Gen Z dan Milenial. Bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi perut, makanan dan minuman kini telah berkembang menjadi bentuk ekspresi diri, pengalaman sosial, hingga konten visual yang dibagikan di media sosial. Generasi muda ini tidak lagi […]
Apa Itu Zero Trading Fee dan Kenapa Penting bagi Pemula?
Seiring dengan meningkatnya ketertarikan masyarakat untuk berinvestasi aset kripto karena pasar yang fleksibel, mudah diakses, dan dapat dimiliki dengan jumlah kecil. Namun, salah satu hal yang sering jadi pertimbangan bagi calon investor pemula adalah trading fee, biaya transaksi yang dibebankan ketika membeli atau menjual aset.  Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu trading fee, […]
Populix
27 Nov 2025
Biaya Pendidikan S2: Ini Tips Menghitung dan Merencanakannya
Melanjutkan studi ke jenjang magister merupakan keputusan besar yang perlu dipertimbangkan secara matang, terutama dari segi keuangan. Salah satu hal yang harus direncanakan yaitu biaya pendidikan S2 yang bisa bervariasi tergantung universitas, jurusan, hingga lokasi studi. Tak bisa dimungkiri, biaya untuk menempuh pendidikan pascasarjana di Indonesia, baik di universitas negeri maupun swasta, cenderung cukup tinggi […]