Personal Selling: Definisi, Tujuan, Contoh, dan Kelebihannya
Populix

Personal Selling: Definisi, Tujuan, Contoh, dan Kelebihannya

3 tahun yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Personal selling adalah istilah yang sering didengar dalam dunia marketing. Namun, apa sih arti dari istilah tersebut? Jadi, personal selling adalah sebuah kegiatan untuk menawarkan produk. Biasanya dilakukan oleh para salesperson.

Tak hanya itu, personal selling biasa digunakan untuk berjualan. Salah satu manfaat personal selling yaitu membangun brand image dan menumbuhkan awareness. Buat Anda yang bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan personal selling serta ingin tahu selengkapnya, yuk simak artikel di bawah ini!

Pengertian Personal Selling 

Personal selling adalah salah satu teknik marketing untuk memasarkan produk ke konsumen secara langsung. Biasanya, cara ini menggunakan potensi serta skill dari seorang salesperson untuk menawarkan dan membujuk target.

Selain itu, personal selling adalah teknik komunikasi yang sering digunakan dalam dunia bisnis. Para salesperson nantinya akan menyampaikan informasi mengenai produk yang ditawarkan. Dengan begitu, akan terjadi interaksi antara penjual dan pembeli.

Di samping itu, biasanya seorang salesperson akan menjelaskan apa itu produknya, manfaat, harga, serta hal menarik dari barang yang ditawarkannya. Oleh karena itu, seorang penjual harus memiliki skill interpersonal yang baik.

Tak hanya sampai di situ saja, di era modern seperti sekarang ini pun personal selling juga bisa dilakukan secara online. Misalnya, dengan menggunakan video call atau phone call melalui WhatsApp, Google Meet, Zoom, hingga email marketing.

Baca juga: 10 Cara Menawarkan Produk dengan Baik untuk Menarik Pembeli

Tujuan Personal Selling

personal selling adalah
Source: Freepik

Dalam praktiknya, teknik ini memiliki beberapa tujuan. Adapun tujuan dari personal selling adalah sebagai berikut:

  • Menciptakan pemasaran yang customer-centric.
  • Penjual dapat menjelaskan kelebihan produk secara detail kepada target konsumen.
  • Membantu konsumen untuk melakukan proses pengambilan keputusan terhadap produk.
  • Target konsumen akan mendapatkan informasi yang jelas serta dapat langsung bertanya kepada penjual.

Strategi Personal Selling

Meskipun terlihat mudah, namun untuk melakukan personal selling ternyata harus ada strategi dalam menjalankannya. Adapun strategi personal selling adalah sebagai berikut:

1. Menjelaskan Manfaat Produk

Manfaat produk adalah salah satu poin yang menjadi topik saat salesperson menawarkan produk ke konsumen. Nantinya, penjual akan menjelaskan keunggulan atau unique selling point dari produk yang dibawanya.

Selain itu, sales person juga akan menjelaskan bagaimana produk tersebut bisa menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh konsumen sehingga pembeli akan tertarik dan membelinya. Dalam memaparkan manfaat produk, seorang penjual juga harus menceritakannya secara jelas.

2. Demonstrasi Produk

Strategi selanjutnya yaitu demonstrasi produk. Memperlihatkan produk ke konsumen adalah salah satu keunggulan dari personal selling. Dengan begitu, konsumen dapat merasa yakin dengan barang yang ditawarkan. Cara ini juga sangat efektif apabila produk yang ditawarkan memiliki fitur unik.

Baca juga: 7 Contoh Strategi Pemasaran Produk yang Efektif bagi Bisnis

3. Inisiasi Pembicaraan

Komunikasi dengan konsumen adalah salah satu kunci untuk mendapatkan hatinya. Dengan begitu, sebagai salesperson harus bisa menginisiasi pembicaraan karena itu akan menjadi kunci keberhasilan dari teknik ini.

4. Bertindak Seperti Konsultan

Selain menjelaskan informasi dari produk, salesperson juga harus bisa membagikan ilmu kepada konsumennya. Oleh karena itu, penjual harus memiliki sifat percaya diri dan meyakinkan saat menawarkan produk.

5. Tunjukkan Kepuasan Konsumen Lain

Strategi selanjutnya yaitu dengan memberikan review dari konsumen sebelumnya. Biasanya, pembeli akan merasa langsung percaya dengan pengalaman orang lain. Oleh karena itu, sebagai salesperson jangan lupa untuk meminta pendapat konsumen setelah mereka mencoba produk.

6. Menggunakan Cerita

Strategi terakhir yaitu dengan menggunakan cerita. Tujuannya yaitu agar cara penjualan tidak terlalu membosankan bagi konsumen. Misalnya, dengan menambahkan storytelling dari sisi produk agar lebih engaging dan memberikan rasa emosional kepada konsumen.

Kelebihan dan Kekurangan Personal Selling

Meskipun banyak sekali manfaat dari personal selling, tetapi tetap saja teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangan dari personal selling adalah sebagai berikut:

1. Kelebihan

Adapun kelebihan personal selling adalah sebagai berikut:

  • Penjual bisa langsung mengetahui feedback dari konsumen karena adanya komunikasi dua arah.
  • Teknik penjualan ini bersifat interaktif sehingga bisa menumbuhkan kepercayaan konsumen.
  • Penjual bisa membujuk dan meyakinkan para konsumen melalui komunikasi dua arah.
  • Teknik ini bisa menjangkau target-target yang sekiranya sulit diraih jika melalui teknik pemasaran lainnya.
  • Penjual dapat membangun kepercayaan konsumen dengan meningkatkan hubungan mereka.

2. Kekurangan

Beberapa kekurangan personal selling adalah:

  • Konsumen terkadang merasa terganggu apabila didekati oleh salesperson.
  • Biasanya akan membutuhkan biaya yang lebih mahal untuk membayar para salesperson.
  • Teknik ini dianggap kurang efisien karena tidak bisa mencapai target konsumen lainnya di waktu yang bersamaan.

Contoh Personal Selling

Adapun contoh personal selling adalah sebagai berikut:

  • Toko eceran seperti Alfamart dan Indomaret, yang mana mempekerjakan karyawannya untuk membantu pelanggan memilih produk sesuai dengan kebutuhan mereka.
  • Penjualan door-to-door yang mempekerjakan staf untuk mengunjungi rumah atau pelanggan secara langsung di tempat untuk menawarkan produk yang sedang dijual.
  • Penjualan B2B yang menjangkau calon klien melalui metode online secara personal dan menggunakan komunikasi dua arah untuk menawarkan produknya.

Itu tadi merupakan penjelasan singkat mengenai apa itu personal selling. Mulai dari definisi, tujuan, manfaat, hingga kelebihannya.

Memang personal selling adalah salah satu bagian penting dalam marketing, tak heran kenapa masih banyak praktik ini dilakukan. Bagi Anda yang ingin membaca artikel tentang topik lain, yuk cek di Blog Populix!

riset pasar Populix

Baca Juga: Cara Up Selling dan Cross Selling untuk Maksimalkan Penjualan

Artikel Terkait
Cross-sectional Study: Definisi hingga Contoh Penelitian
Sudahkah Anda tahu apa itu cross-sectional study? Cross-sectional study adalah jenis desain penelitian di mana peneliti mengumpulkan data dari banyak individu berbeda pada satu waktu. Dalam cross-sectional study, peneliti mengamati variabel tanpa memengaruhinya. Adapun bidang yang kerap menggunakan studi cross-sectional yaitu ekonomi, psikologi, kedokteran, epidemiologi, dan ilmu-ilmu sosial lainnya. Yuk, pahami lebih detail tentang cross-sectional […]
10 Tips Bisnis Frozen Food, Kelebihan dan Kelemahannya!
Bisnis frozen food merupakan salah satu ide usaha kuliner yang cukup menjanjikan. Selain memiliki banyak peminat, bisnis ini juga mudah dilakukan untuk pemula. Yup, cara bisnis frozen food bisa Anda mulai dari rumah saja dengan memanfaatkan peralatan yang ada. Namun, di samping berbagai kelebihannya, ada pula sejumlah kelemahan bisnis frozen food yang perlu Anda ketahui […]
10 Cara Menambah Followers TikTok dengan Cepat dan Gratis
TikTok merupakan platform yang sedang menjadi favorit banyak kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Tak hanya media hiburan, TikTok juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan mencari cuan, salah satunya menjadi seleb TikTok atau influencer. Tak heran jika banyak orang mencari cara menambah followers TikTok dengan cepat. Apabila followers Anda tinggi, nantinya akun Anda akan dilirik […]
Populix
02 Jan 2022