Pitching Adalah Teknik Ampuh Meningkatkan Pelanggan
Populix

Pitching Adalah Teknik Ampuh Meningkatkan Pelanggan

5 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Dalam dunia bisnis, pitching adalah istilah yang sudah tidak asing lagi. Sebagai pelaku usaha, menjadi suatu keharusan untuk memahami apa itu pitching dan bagaimana cara melakukannya dengan benar, agar bisa meyakinkan orang lain.

Pitching adalah strategi ampuh yang harus dipelajari oleh pebisnis, jika ingin meningkatkan penjualannya. Lantas, bagaimana teknik pitching yang tepat dalam melakukannya? Yuk simak artikel di bawah ini hingga tuntas.

Pengertian Pitching

Dalam dunia profesional bisnis, penting untuk memastikan orang lain tertarik akan layanan yang kita berikan, karena itu dibutuhkan pitching. Pitching adalah proses mengkomunikasikan gagasan serta ide bisnis baru dengan tujuan memperoleh dukungan dari konsumen atas ide tersebut.

Fungsi pitching sendiri cukup berguna jika Anda ingin mendapatkan partner usaha, pelanggan hingga calon investor. Karena itu, diperlukan strategi dan pendekatan pitching yang efektif agar fungsi tersebut bisa terpenuhi.

Cara Menerapkan Teknik Pitching yang Tepat

Pitching adalah strategi yang tidak semerta-merta bisa dilakukan dengan instan, Anda perlu memperbanyak latihan dan pengalaman agar merasa lebih percaya diri di hadapan audiens. Selain itu, perlu diterapkan teknik pitching yang tepat, berikut diantaranya.

1. Pahami masalah klien dengan baik

Sangat sulit untuk melakukan pitching dengan tepat apabila Anda tidak memahami apa masalah audiens. Karena itu, penting untuk menerapkan strategi “Know your audience” agar Anda bisa menyampaikan solusi efektif bagi masalah mereka melalui pengenalan produk/layanan tersebut.

2. Gunakan visualisasi yang menarik

Pitching artinya kegiatan presentasi, dimana Anda akan mengenalkan produk/layanan Anda. karena itu, buatlah visualisasi menarik agar audiens tidak mudah bosan dan justru penasaran. Selain itu, adiens bisa mendapatkan gambaran lebih nyata dari ide/gagasan yang Anda tawarkan.

Baca juga: Pitch Deck Adalah: Definisi, Tujuan, Contoh & Cara Membuat

3. Libatkan data dalam informasi Anda

Dengan melibatkan data di dalamnya, Anda bisa menjelaskan kepada audiens seberapa kuat gagasan yang Anda sampaikan. Dengan adanya data akurat, audiens akan memberikan dampak trustworthiness (kepercayaan) lebih tinggi.

4. Sampaikan proses pitching dengan jelas

Ide maupun gagasan yang menarik akan sia-sia bila Anda tidak menjelaskan deskripsinya dengan baik, dan justru membuat orang lain bingung. Pitching adalah kesempatan penting bagi Anda untuk menarik pelanggan atau investor, karena itu lakukan secara tegas dan jelas selama presentasi.

5. Penting untuk menonjolkan keunikan bisnis

Contoh pitching yang baik adalah mampu menunjukkan keunikan dalam gagasannya. Dengan begitu, nilai jual atas produk/layanan Anda akan menjadi perhatian utama bagi para audiens. Sehingga, mereka akan lebih mudah dalam mempertimbangkan ide/gagasan tersebut.

6. Jangan bertele-tele

Teknik pitching yang baik harus dilakukan dengan praktis dan tidak bertele-tele. Selain itu, informasi dalam presentasi tersebut setidaknya harus turut dipahami oleh semua kalangan, baik itu nenek-nenek ataupun anak kecil. Dengan begitu, mereka bisa memahami dengan jelas garis besar, tujuan dan solusi yang Anda sampaikan.

7. Akhiri pitching dengan tindakan call to action (CTA)

Setelah berakhirnya pitching, berilah suatu perintah call to action untuk para audiens. Misalnya, mengisi formulir ulasan terkait gagasan yang telah Anda persiapan. Hal ini bertujuan agar ide tersebut mudah diingat oleh para audiens.

Apa yang Perlu Dihindari Saat Pitching?

Kesuksesan pitching adalah impian setiap pebisnis. Untuk mendukung keberhasilan Anda dalam presentasi bisnis, maka ada beberapa hal yang harus Anda hindari agar tidak mengalami kegagalan.

1. Riset seadanya dan kurang mendalam

Sebelum memulai pitching, pastikan sudah memahami target audiens yang akan dihadapi. Jika tidak, bisa saja Anda mengalami kebingungan karena kurang mendalami masalah audiens. Selain itu, dengan melakukan riset dan mengenal audiens akan membuat Anda lebih percaya diri saat presentasi.

Baca juga: Apa Itu Public Speaking? Kenali Cara dan Manfaatnya!

2. Informasi yang disampaikan bertele-tele

Baik itu isi slide ataupun penjelasan secara verbal, jangan sampai Anda membuatnya bertele-tele dan menyebabkan audiens justru merasa bingung. Karena dengan begitu, mereka akan enggan memperhatikan apa yang sedang Anda sampaikan.

3. Cara penyampaian yang kurang menarik

Pitching adalah suatu upaya untuk menarik perhatian audiens, baik itu calon pelanggan, investor ataupun partner bisnis. Nah, ketika cara penyampaian Anda membosankan, apakah tujuan tersebut akan tercapai? Tentu tidak, karena itu buatlah suasana presentasi menjadi lebih menyenangkan.

Indikator Kesuksesan Pitching

Lalu, apa saja indikator keberhasilan pitching? Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pitching adalah kegiatan menyampaikan gagasan/ide kepada calon pembeli, investor maupun partner kerja. Nah, tujuan tersebut tercapai, baik itu mendapat dukungan investor ataupun pelanggan, maka bisa dikatakan, pitching tersebut sukses.

Meski begitu, setiap perusahaan/bisnis tentunya memiliki tujuan pitching yang berbeda-beda, tujuan itulah nantinya yang menjadi indikator dari keberhasilan upaya pitching tersebut, apakah tercapai atau tidak.

Itulah informasi seputar pengertian pitching hingga teknik yang tepat sekaligus hal-hal apa saja yang harus Anda hindari ketika melakukan pitching. Sebagai pelaku bisnis, penting bagi Anda memahami dan menerapkannya untuk mendukung keberhasilan dalam bisnis.

Baca juga: Pengertian Marketing Mix, Fungsi dan Contoh Penerapannya

Tags:
Artikel Terkait
Eye-Tracking Technology, Inovasi Membuka Wawasan Konsumen
Salah satu teknologi yang berkembang pesat saat ini yaitu eye-tracking technology. Teknologi dapat membantu menganalisis perilaku manusia. Eye-tracking technology atau teknologi pelacakan mata mampu merekam dan menganalisis pergerakan mata seseorang untuk mengetahui arah pandangan, fokus perhatian, hingga pola visual yang digunakan ketika melihat sesuatu. Mengenal Apa Itu Eye-Tracking Technology? Eye-tracking technology adalah teknologi yang digunakan […]
8 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Selama Bulan Ramadan
Menjaga kesehatan tubuh adalah hal penting yang perlu diperhatikan selama bulan puasa atau Ramadan. Kita bisa melaksanakan ibadah secara optimal di bulan suci dengan kondisi tubuh yang sehat. Menjaga kesehatan tubuh selama bulan puasa juga bermanfaat untuk mengurangi risiko terkena penyakit atau komplikasi kesehatan lainnya. Pun mencegah kelelahan ekstrem saat harus menjalankan aktivitas. Nah, berikut […]
Beralih Profesi dengan Kuliah S2, Apakah Bisa?
Beralih profesi adalah langkah besar dalam meraih karier yang diinginkan. Banyak orang yang merasa tidak menikmati pekerjaan dan ingin beralih ke bidang yang lebih sesuai dengan keahlian atau tujuan karier jangka panjang mereka. Salah satu cara yang efektif untuk beralih profesi adalah dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau program magister. Namun, mengapa kuliah S2 […]