Beragam Jenis Iklan dalam WiFi Advertising yang Bisa Dicoba
Populix

Beragam Jenis Iklan dalam WiFi Advertising yang Bisa Dicoba

2 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Dibandingkan dengan metode advertising lainnya, WiFi advertising menawarkan keunggulan dalam beriklan yang bisa tepat sasaran sesuai dengan segmentasi audiens yang diinginkan.

Menggunakan teknologi ini, brand dapat memastikan bahwa pesan yang ditampilkan benar-benar menjangkau target pasar yang sesuai.

Selain itu, keunggulan yang dimiliki oleh WiFi advertising juga dapat bermanfaat bagi strategi pemasaran yang hendak dijalankan.

Contohnya yaitu kemampuan WiFi advertising untuk mengelompokkan audiens berdasarkan interest dan behavior mereka. Hal itu dapat membuat strategi pemasaran untuk brand lebih efektif.

Walaupun masih terbilang sebagai platform yang relatif baru, penggunaan teknologi ini semakin berkembang. Banyak bisnis yang mulai memanfaatkan teknologi ini untuk menghubungkan audiens dengan brand mereka.

Lalu, apa saja jenis iklan yang bisa diaplikasikan dalam WiFi advertising?

Baca juga: NeXa, AI Research Assistant Pertama dengan Beragam Keunggulan

Cost per Impressions (CPI)

Dalam jenis iklan yang pertama ini, pengiklan akan membayar berdasarkan jumlah audiens yang melihat iklan mereka. Cost per impressions sangat cocok bagi brand baru yang ingin meningkatkan awareness di pasar.

Journey Cost per Impressions:

  1. Login – Audiens yang baru pertama kali terhubung dengan HIGOspot akan diminta untuk login.
  2. Melihat Banner – Setelah berhasil login, audiens akan melihat banner dari brand yang beriklan.

Cost per Lead (CPL)

Jika fokus utama brand adalah meningkatkan penjualan, jenis iklan cost per lead menjadi pilihan yang tepat. Pengiklan akan dikenakan biaya berdasarkan jumlah audiens yang mengisi data diri mereka.

Jenis iklan ini biasanya digunakan oleh brand yang menawarkan produk bernilai tinggi atau layanan berbasis langganan.

Cost per Completed Survey

Bagi brand yang ingin meningkatkan pelayanan dengan memahami kebutuhan konsumen, iklan berbasis survei bisa menjadi solusi.

Dengan metode ini, audiens dapat mengisi berbagai jenis survei, baik yang sudah tersedia dalam format template maupun yang dibuat secara khusus sesuai kebutuhan brand.

Cost per Click (CPC)

Pada jenis iklan ini, pengiklan membayar berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh audiens.

Journey Cost per Click:

  1. Login – Audiens yang baru pertama kali mengakses HIGOspot akan diminta untuk login.
  2. Banner – Setelah login, audiens melihat banner dari brand.
  3. Melihat TVC – Video berdurasi 15 detik yang tidak bisa di-skip atau video lebih panjang dengan opsi skip akan ditampilkan.
  4. Direct ke Website atau Media Sosial – Setelah menyelesaikan tahap sebelumnya, audiens akan diarahkan ke situs web atau platform media sosial milik brand.

Pilihan Terbaik untuk WiFi Advertising di Indonesia

WiFi advertising membuka peluang besar bagi brand untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pesan pemasaran mereka. Dengan berbagai jenis iklan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, brand memiliki fleksibilitas dalam menentukan strategi yang paling efektif. Untuk solusi WiFi advertising terbaik, HIGO menawarkan layanan yang dapat membantu brand menjangkau audiens secara lebih optimal melalui platform HIGOspot. Hubungi HIGO di info@higo.id untuk mendapatkan strategi pemasaran yang lebih efektif!

*Artikel ini hasil kerja sama HIGO dan Populix

riset pasar Populix

Baca juga: NeXa, Inovasi Model AI di Indonesia dalam Bidang Research

Tags:
Artikel Terkait
After-sales Service Gaps in Indonesia’s Automotive Market
The Indonesian automotive market is undergoing significant changes, particularly in how customers perceive after-sales service. As income levels rise and vehicle ownership increases, customers increasingly expect services that are efficient, high-quality, and transparent. Service centers can no longer focus only on repairs. They need to offer a complete experience that combines digital convenience with personal […]
Apa itu Quarter Life Crisis, Penyebab dan Cara Menghadapinya
Apakah saat ini Anda merasa galau, khawatir, ragu terhadap kemampuan diri, atau bingung menentukan arah hidup? Hal itu menandakan Anda sedang berada di fase quarter life crisis. Quarter life crisis adalah fenomena yang sering terjadi pada orang di usia 20 hingga 30 tahun. Adapun penyebabnya bisa beragam, mulai dari tekanan melihat pencapaian orang lain, menjalani […]
Populix Berhasil Raih Pendanaan Senilai Rp 72 Miliar
Jakarta, 15 April 2025 – Populix, perusahaan riset berbasis teknologi asal Indonesia, hari ini mengumumkan perolehan senilai USD 4,3 juta atau setara dengan Rp 72 miliar pada penutupan pertama putaran pendanaan Seri B. Pendanaan tersebut dipimpin oleh MSW V Asia Fund X, dengan partisipasi dari investor di pendanaan sebelumnya yaitu Intudo Ventures, Altos Ventures, dan […]